Gosip Moto GP

Carlo Pernat berpendapat pabrikan garpu tala sedang ada kendala

Agen Berita Bola Online TerupdateCarlo Pernat yang selaku pengamat MotoGP, berpendapat bahwa pabrikan motor jepang yang berlambang garpu tala itu belum bisa mengatasi kendala para pembalapnya, pernyataan tersebut tidak semerta-merta asal sebut, Carlo Pernat telah melihat langsung tes pramusim yang berlangsung kemarin di Valencia, Spanyol.

Yamaha masih belum tahu sasis mana yang pantas untuk dipasangkan dengan motor yamaha M1 milik Valentino Rossi dan Maverick Vinales di musim depan nanti, Valentino Rossi sendiri masih tetap memilih sasis 2016 lalu ketimbang sasis baru yang disiapkan oleh yamaha kepada dirinya.

Yamaha terbilang gagal dalam musim ini, karena setelah beberapa tahun terakhir Yamaha selalu mendominasi balapan, minimal mendapatkan posisi runner up di klasemen, tapi dimusim ini hanya diposisi ke 3 yang ditempati oleh Maverick Vinales. Maverick pun masih belum menentukan pilihan apakah memakai sasis baru atau yang lama untuk musim depan nanti.

Beda dengan pembalap Yamaha Satelit Johann Zarco (Tech3) yang masih ingin menggunakan sasis 2017 nya, karena terbilang Zarco dimusim 2017 ini tampil lebih baik dari pada pembalap Yamaha lainnya, seperti pemegang 7 kali juara dunia grandprix Valentino Rossi. Yamaha masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan sebelum awal musim dimulai.

Carlo Pernat mengaku sangat kecewa dengan apa yang dialami Yamaha saat ini, Pernat juga adalah penggemar Valentino Rossi, tapi musim ini sang idola tidak menampilkan hal yang luar biasa. Yamaha harus sesegera mungkin mengatasi kendala ini.

“Evolusi pertama sebelum Sirkuit Mugello tidak buruk, tapi evolusi yang kedua adalah bencana, Pada akhirnya saya harus mengatakan kali ini Valentino tidak bekerja dengan baik, dan perkembangannya tidak berjalan dengan baik,” tutur Carlo Pernat.

Pernat tidak menginginkan kejadian serupa terulang kembali di musim depan, Valentino Rossi yang cukup terpuruk dimusim ini, musim depan tidak boleh terjadi lagi. Karena Yamaha kini telah mencari solusi baru, dan akan mencoba M1 2018 di tes pramusim di malaysia Januari nanti.

Carlo Pernat berpendapat pabrikan garpu tala sedang ada kendala

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *