Tinju

Conor McGregor kembali bertarung di UFC

Warungsports.com – The King is Back! Conor McGregor kembali bertarung di UFC, menang dalam 40 detik, dan satu lagi yang mengejutkan: dia jadi anak baik-baik.

Conor McGregor kembali berlaga di octagon setelah 15 bulan absen. Dia menghadapi Donald ‘Cowboy’ Cerrone pada UFC 246 kelas Walter di T-Mobile Arena, Las Vegas, Sabtu (19/1/2020) WIB kemarin.

Conor hanya butuh 40 detik untuk memenangi pertarungan. Dia melancarkan tendangan dengan dengkulnya di awal-awal, kemudian mematahkan hidung Cerrone memakai serangan bahu saat clinch, melakukan head kick, dan Cerrone pun terjatuh.

Begitu jatuh, habislah sudah. Conor melancarkan pukulan bertubi-tubi dan wasit menghentikan pertarungan. Cuma 40 detik, Conor kembali, menang, dan membuktikan kepada dunia bahwa dirinya belum habis!

Donald ‘Cowboy’ Cerrone bukanlah lawan sembarangan. Cerrone memegang beberapa rekor di UFC.

Cerrone merupakan petarung yang paling sering bertanding di UFC sebanyak 33 kali. Dia pun memegang rekors ebagai the best finisher dengan catatan 16 kali melibas lawannya.

Conor juga pendatang baru di kelas Walter. Sedangkan Cerrone, sudah berlaga dua tahun di kelas tersebut.

Cerrone terkenal dengan senjata utama berupa tendangan. Tahun 2015 di UFC 187 misalnya, dia menendang dan mematahkan rahang lawannya, John Makdessi. Cerrone tentu bukan lawan yang mudah.

Namun ketika Conor menyatakan siap tampil dan melawan Cerrone, dia pun tak main-main. Ada satu ucapan tegasnya sebelum pertandingan.

“Saya bisa membaca Donald Cerrone, seperti membaca buku anak-anak,” katanya.

Penampilan Conor McGregor di octagon luar biasa. Dia melakukan serangan tak terduga dan menghabisi Donald ‘Cowboy’ Cerrone dengan telak.

Akan tetapi, ada satu hal yang menarik. Sebelum dan sesudah pertandingan, rasa-rasanya kita tidak melihat Conor McGregor yang seperti biasa. Conor McGregor yang trash talking.

Ya, predikat trash talking sudah kadung melekat pada diri Conor McGregor. Dia terkenal suka adu bacot, melontarkan kata-kata kasar, hingga memprovokasi lawan.

Lihat saja bagaimana ketika dia mengambil sabuk juara Jose Aldo pada sesi konferensi pers di Las Vegas pada tahun 2015. Atau di tahun 2016 pada UFC 205, ketika dia sedang menjawab pertanyaan dan dipotong oleh petarung lain, Jeremy Stephens yang coba memanas-manasi Conor. Conor menyerang balik dengan bilang ‘Who the f**k is that guy’.

Yang paling terkenal, tentu pertarungan pada UFC 229 di tahun 2018 silam ketika menghadapi Khabib Nurmagomedov. Saat sesi jumpa pers, berkali-kali Conor trash talking pada Khabib.

Sampai-sampai, dia menyuguhkan Proper Irish Whiskey (produk miliknya) di depan Khabib. Dia pasti sudah tahu Khabib adalah seorang Muslim dan tidak minum alkohol.

Bahkan, Dana White sang Presiden UFC juga sudah menahan Conor untuk tidak menyuguhkannya. Khabib menolak, Dana White menengahi, tapi Conor terus melakukan aksinya itu.

Pertandingan Minggu kemarin, Conor McGregor sungguh, sungguh berbeda. Dia menjadi pribadi yang kalem, tenang, dan respect kepada lawannya.

Setelah menang TKO, Conor memeluk Donald Cerrone begitu hangat. Dia pun merayakan dengan penuh ketenangan, tanpa teriak-teriak.

Bahkan, sang nenek dari Cerrone, Jerry (82) masuk ke octagon begitu pertandingan selesai dan memeluknya. Conor pun juga menghampiri Jerry dan memberikan pelukan.

“Dia adalah wanita yang fenomenal. Dia ada di sini sejak pertarungan pertama hingga terakhir. Dia menunjukan rasa hormat pada saya dan sangat menyenangkan bertemu dengannya. Wanita yang luar biasa,” kata Conor kepada Mirror perihal pelukannya kepada Jerry.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *