Piala Dunia Sepakbola Sepakbola Asia Sepakbola Indonesia

Ketua Umum PSSI laporkan Persiapan Piala Dunia U-20 Ke Presiden FIFA

Laporkan Persiapan Piala Dunia

Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan hari ini mengikuti zoom meeting bersama Presiden FIFA Gianni Infantino yang diikuti pula oleh perwakilan federasi dari beberapa negara di Asia.

Dalam kesempatan tersebut, Iriawan menyampaikan rasa terima kasih kepada FIFA yang telah menunjuk Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-2021 dan menjelaskan secara singkat persiapannya.

“Atas nama rakyat Indonesia, sekali lagi kami sampaikan terima kasih atas penunjukan Indonesia sebagai tuan rumah event bergengsi ini. Dengan dukungan pemerintah yang sangat luar biasa, PSSI selaku federasi sepak bola Indonesia terus bekerja keras memastikan pelaksanaan Piala Dunia U-20 2021 sesuai rencana,” kata Iriawan seperti dikutip dari laman resmi PSSI.

Pada kesempatan ini, Iriawan juga menyampaikan bahwa PSSI berkoordinasi dengan berbagai instansi terkait untuk kembali menggelar aktivitas persepakbolaan di Indonesia.

“Kami berencana menggulirkan kembali Liga 1 pada Oktober mendatang, dan dalam hal ini pemerintah juga memberikan support yang sangat besar,” ungkapnya.

Sementara itu, Gianni berharap federasi sepak bola negara-negara anggota FIFA bisa bersama-sama mengatasi Covid-19 dan melewati masa sulit ini.

Sebagai wujud solidaritas dan agar asosiasi sepak bola di dunia tetap bertahan pada situasi ini, FIFA menyatakan akan memberikan dana bantuan Covid-19 yang akan dikucurkan pada tiga termin.

 

“Selain itu, jika diperlukan, FIFA juga memberikan kemungkinan dana pinjaman jangka panjang berdasarkan kesulitan yang dihadapi asosiasi sepak bola anggota kami,” kata Gianni.

Presiden FIFA memaparkan, Pandemi Covid-19 membuat organisasi sepak bola dunia melakukan berbagai perubahan pada kalender kegiatan persepakbolaan. Jadwal kualifikasi Piala Dunia 2022 yang seharusnya digelar Maret dan Juni lalu digeser menjadi Oktober dan November 2020.

Demikian juga untuk jadwal Piala Dunia Wanita U-17 yang seharusnya berlangsung di India pada 2-21 November 2020 diundur menjadi 17 Februari – 7 Maret 2021.

 

Suntikan dana dari Kemenpora

Sementara itu, Kemenpora memberikan dana bantuan sebesar Rp 50.619.561.500 kepada PSSI untuk menyiapkan timnas yang akan tampil di Piala Dunia U-20 2021.

Dana itu lebih kecil dari usulan anggaran yang diajukan sebesar Rp 69,144,333, 292

 

Namun setelah dilakukan review, Kemenpora menetapkan anggaran sebesar Rp 50,619,561,500.

Anggaran itu pun diterima PSSI melalui MoU yang dilakukan Kemenpora dengan PSSI dan disaksikan langsung oleh Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Zainudin Amali.

“Proses review dan seleksi terhadap proposal PSSI telah dilakukan sejak 14 Juni 2020,” kata Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga, Candra Bhakti, di Wisma Kemenpora, Senayan, Jakarta, Senin (27/7/2020).

 

Candra menerangkan bahwa dana itu diberikan kepada PSSI setelah pihaknya berdikusi,

“Pada prosesnya dilakukan diskusi  beberapa kali yang berfokus pada program yang direncanakan serta kebutuhan administrasi yang diperlukan untuk mendukung program tersebut,” ujar Candra.

“Berdasarkan proses tersebut ditetapkan fasilitas untuk 46 atlet, tujuh pelatih (asing dan lokal), dan delapan tenaga pendukung. Dari pengajuan sebesar Rp 69,144,333, 292 ditetapkan fasilitas sebesar Rp 50,619,561,500,” tutur Candra.

Fasilitas diperuntukan honorarium, akomodasi dan konsumsi, suplemen, training camp luar negeri, try out, dukungan transportasi, peralatan/perlengkapan latihan, dukungan sport science, dan perlindungan kesehatan melalui BPJS ketenagakerjaan.

 

Sementara itu, Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Kemenpora yang ikut membantu dalam persiapan Piala Dunia U-20 2021.

Seperti diketahui, PSSI mendapatkan tugas fokus untuk menggembleng Timnas Indonesia U-19, agar bisa mendapatkan prestasi yang baik di Piala Dunia nanti.

Sedangkan, sisi penyelenggaraan akan dikerjakan Kemenpora dan beberapa Kementerian serta lembaga lainnya.

“Kami atas nama PSSI berterima kasih atas suport Kemenpora terhadap persepak bolaan nasional, terutama Timnas U-19. Menpora cukup intensif terhadap sepak bola. Terbayang ketika dipanggil Presiden, Presiden bilang ke Pak Menteri jangan lupa sepak bolanya,” tambah Iriawan.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *