Moto GP

Marquez mendapat tekanan dari Zarco bukan dari Dovizioso

Agen Berita Bola Online Terupdate – Pada balapan terakhir musim ini yang diselenggarakan di sirkuit Ricardo Tormo, Valencia, Spanyol. Marquez berhasil finis diposisi kedua di belakang Johann Zarco dan Dani Pedrosa yang tampil sebagai pemenang.

Pembalap Repsol Honda, Marc Marquez mengaku sangat senang akhirnya bisa menjadi juara MotoGP 2017. Namun, ia tidak bisa membayangkan jika saja bersenggolan dengan Johann Zarco pasti ceritanya akan berakhir berbeda.

Tapi hasil itu sudah cukup mengantarkan Marquez jadi juara dunia musim ini karena pesaingnya dari tim Ducati, Andrea Dovizioso, terjatuh di lap ke-25 dan akhirnya masuk pit tak lama setelahnya dan pada saat itu juga Marquez resmi menjadi juara dunia tahun ini, Marquez sudah sudah empat kali jika ditotal menjuarai ajang MotoGP yaitu 2013, 2014, 2016 dan 2017 ini.

Pembalap Repsol Honda itu sebenarnya tak perlu masuk finis di posisi pertama dalam duel yang berlangsung di Sirkuit Ricardo Tormo, Valencia, Minggu. Marc Marquez sebenarnya tak perlu finis pertama, Marquez hanya cukup diurutan 11 saja juga sudah membuatnya menjadi Juara Dunia, tapi pembalap 24 tahun ini ingin memaksimalkan kemenangannya dan tidak ingin dikira bermain aman karena sudah berpeluang besar merebut juara di musim ini.

“Saya takut Zarco kembali masuk dan terjadi kontak. Saya akhirnya memutuskan untuk menekannya tapi ternyata terlalu keras hingga saya hampir terjatuh, Saya kehilangan konsetrasi saat mengeram dan saya terlambat melakukannya, untungnya saya bisa menahan dengan lutut saya.” tutur Marquez

Marquez mendapat tekanan dari Zarco bukan dari Dovizioso

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *