Tinju

Petinju asal Afrika selatan membuat rekor KO hanya dalam 11 detik

Agen Berita Bola Online TerupdateTete yang merupakan petinju asal Eastern Cape Afrika selatan, pada tahun 2007 yang menyabet gelar kelas terbang versi WBF setelah mengalahkan Vicky Tahumil petinju asal Indonesia dengan kemenangan TKO pada ronde ketiga. Karena kurang mengenai promosinya, Zolani tete sangat tidak dikenal.

Tete kala itu menang atas petinju tuan rumah, Teiru Kinoshita, dalam pertarungan di Kobe, Jepang, pada 18 Juli 2014, itu merupakan Gelar juara dunia keduanya Tete yang menjadikan nya juara kelas terbang super versi IBF. Petinju 29 tahun tersebut merebut gelar juara dunia ketiganya pada 22 April 2017 di Leicester, Inggris. Tete menjadi juara sementara interim kelas bantam WBO setelah menang angka atas petinju Filipina, Arthur Villanueva.

Dengan amat menghebohkan jagat Tinju dunia kelas batam WBO tersebut mengakhiri pertarungan melawan Siboniso Gonya yang merupakan petinju senegaranya di Siboniso Gonya, Tete menang KO yang lebih sangat berkesannya lagi Tete hanya perlu sebelas detik dironde pertama untuk menumbangkan rekan senegaranya tersebut.

Kemenangan KO dalam sebelas detik tersebut dicatat sebagai rekor dunia. Rekor baru itu enam detik lebih cepat daripada rekor sebelumnya atas nama Daniel Jimenez Puerto Riko yang menang KO atas Harald Geier asal Austria dalam 17 detik. Pertarungan itu merupakan perebutan gelar tinju dunia kelas bantam super WBO yang digelar di Domplatz, Austria, pada 26 Juni 1994.

Petinju asal Afrika selatan membuat rekor KO hanya dalam 11 detik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *