Balapan Motor Moto GP

Rossi Mampu Berkelit dari Situasi Sulit Juara Dunia MotoGP 2020

Warungsports.com – Persaingan gelar juara dunia MotoGP 2020 yang terbuka membuat hampir setiap pembalap punya kans berjaya di akhir musim. Mantan pembalap motor, Carlos Checa, berharap Valentino Rossi bisa keluar sebagai juara dunia MotoGP 2020.

Terbukanya persaingan tidak terlepas dari ketiadaan Marc Marquez. Juara dunia MotoGP 2019 itu absen mengaspal pada empat dari lima seri awal Kejuaraan Dunia 2020. Hal itu terjadi setelah The Baby Alien mengalami cedera akibat kecelakaan pada seri perdana di MotoGP Spanyol 2020, 19 Juli lalu.

Absennya Marc Marquez membuat Kejuaraan Dunia MotoGP 2020 sulit diprediksi. Betapa tidak, empat pemenang berbeda muncul dari lima seri awal. Klasemen MotoGP 2020 pada kategori pembalap akhirnya menjadi lebih terbuka.

Valentino Rossi sendiri saat ini tengah duduk di peringkat tujuh dengan 45 poin. Ia terpaut 25 angka dari Fabio Quartararo sebagai pemuncak klasemen. Selisih 25 angka itu sangat mungkin dikejar dalam sembilan seri ke depan yang menyediakan poin maksimal 225.

Tentu saja, peluang The Doctor menjadi juara dunia masih terbuka. Mantan pesaingnya di MotoGP, Carlos Checa, mendukung penuh Valentino Rossi sebagai jawara musim ini. Sebab, pria asal Italia itu tahu bagaimana keluar dari situasi sulit.

“Dia adalah pembalap yang tahu bagaimana mendapatkan hasil bagus dalam situasi terburuk. Saya sangat ingin melihat Valentino menjadi juara dunia,” tutur Carlos Checa, dikutip dari Corse di Moto, Selasa (1/9/2020).

Harapan boleh-boleh saja diungkapkan Carlos Checa. Namun, ia mesti menyadari Valentino Rossi masih belum bisa meraih kemenangan sejak naik podium teratas pada MotoGP Belanda 2017. Itu berarti, sudah tiga tahun lamanya Rossi tidak merasakan nikmatnya meraih kemenangan.

Padahal, selisih dengan Fabio Quartararo hanya bisa ditutup jika sang pembalap rutin menuai kemenangan. Situasi semakin pelik karena Yamaha sedang dilanda berbagai masalah, mulai dari mesin yang kurang andal, hingga cepat ausnya ban belakang.

Berbagai masalah yang menghantam Yamaha itu membuat Valentino Rossi tidak bisa menuai hasil yang konsisten. Pembalap berusia 41 tahun itu gagal finis pada seri perdana, tetapi sanggup naik podium pada balapan berikutnya.

Setelah itu, Valentino Rossi paling tinggi hanya finis pada urutan kelima di seri ketiga dan keempat. Sementara pada seri terakhir di MotoGP Styria 2020, ia masuk garis finis di urutan sembilan. Jika ingin menjadi juara, Rossi harus lebih dulu memecahkan masalah pada motornya serta tampil konsisten.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *