Liga Eropa Liga Inggris

Tidak ada yang senang dengan rasisme yang ada didunia termasuk Gabriel Jesus

WarungSportsRasisme memang sering terjadi, tapi belakangan terjadi sangat lah fatal ketika polisi menangkap pria asal Fayetteville Carolina Utara Amerika yakni George Floyd sampai menewaskan pria kelahiran 14 oktober 1973 itu. George di tekan dibagian leher dengan lutut sang polisi sampai tidak bisa bernafas dan sebelumnya George sempat mengatakan hal tersebut kepada polisi itu, tapi naas nyawa nya tidak tertolong sewaktu di larikan ke rumah sakit.

Sontak hal tersebut juga membuat sejumlah kalangan demo besar-besaran membuat aksi potes yang meluas ke seluruh penjuru dunia, Pemain Manchester City Gabriel Jesus menyatakan hal tersebut wajar karena memang rasisme terus terjadi. Tapi Gabriel Jesus juga ingin memprotes tapi tidak dengan kekerasan.

“Saya tak sependapat dengan protes lewat kekerasan. Saya mendukung protes secara damai untuk mengatakan tidak untuk rasisme dan kapan pun kita berkata ‘BlackL ives Matter’, kita harus membacanya dengan tepat dan memahami arti di baliknya,” ujar Jesus

“Kami tak mengatakan bahwa nyawa orang lain tak penting, tapi kami mengatakan bahwa nyawa orang berkulit hitam yang merasakan rasisme itu penting, Kami tak bisa meggeneralisasinya. Tak semua orang itu rasis, mayoritas tidak, tapi banyak orang yang rasa dan sepertinya mereka tak mempunyai otak,” jelas Gabriel Jesus

“Saya beberapa kali mengalaminya. Saya mampu mengatasinya. Saya berkulit hitam dan berasal dari sebuah favela kawasan kumuh di Brasil. Saya bisa belajar dari pengalaman tersebut, tapi semuanya bereaksi dan merasa berbeda dan saya memiliki cara tersendiri.” tutur Jesus.

Tidak ada yang senang dengan rasisme yang ada didunia termasuk Gabriel Jesus

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *