Balapan Motor Moto GP

Bagi Honda, Kejuaraan Dunia MotoGP 2020 Telah Berakhir

Warungsports.com – Tim Balap Honda telah memberikan pengumuman bahwa pembalap andalan mereka, Marc Marquez, akan absen dari Kejuaraan Dunia MotoGP 2020 selama dua hingga tiga bulan ke depan. Dengan kata lain, maka kejuaraan dunia musim ini telah berakhir bagi Honda.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Manajer Tim Repsol Honda, Alberto Puig. Ia pasalnya sadar bahwa Marquez adalah ujung tombak Honda dalam mendulang poin. Sehingga, ketika Marquez tidak bisa ikut balapan, maka dapat dipastik Honda tak akan mampu meraih poin maksimal.

Cedera Marquez tersebut sejatinya diperoleh pada 19 Juli 2020 saat melakoni seri perdana musim ini di Sirkuit Jerez. Sejak saat itu, Marquez pun selalu absen daam balapan. Dengan kata lain, perolehan poin The Baby Alien saat ini masih nol.

Sementara itu, para pembalap Honda yang lainnya, seperti Alex Marquez, Cal Crutchlow, dan Takaaki Nakagami, kesulitan untuk bisa bertarung di jajaran depan. Dengan demikian, maka tak ada lagi pembalap Honda yang bisa diandalkan untuk meraih gelar juara dunia.

Melihat kondisi Marquez yang tak kunjung membaik, maka pihak Honda pun memutuskan untuk melepas Kejuaraan Dunia MotoGP 2020. Maka dari itu, kini yang akan menjadi prioritas Honda adalah kesehatan Marquez.

Dengan kata lain, mereka baru akan membiarkan Marquez balapan lagi jika kondisi The Baby Alien sudah benar-benar bugar. Sedangkan soal hasil, tim pabrikan asal Jepang itu sudah tidak banyak berharap. Sebab, Honda sudah puas dengan kinerja Marquez selama membela mereka.

“Setelah operasi kedua, kami memutuskan untuk melakukan penyelidikan lagi untuk melihat apakah semuanya baik-baik saja dan pada akhirnya kami memutuskan bahwa karena situasi kejuaraan, yang jelas tidak mungkin lagi untuk menang, maka dia (Marquez) tidak akan melakukannya (diburu-buru untuk kembali balapan),” jelas Puig, menyadur dari Tutto Motori Web, Minggu (22/8/2020).

“Tidak masuk akal untuk mengantisipasi beberapa minggu, untuk apa? Itu adalah keputusan yang kami buat di antara kami semua. Ada saat-saat yang lebih baik dan yang lainnya lebih buruk,” lanjutnya.

“Jelas dengan Marc kami memiliki lebih banyak waktu baik daripada buruk, tapi ini bukan saat yang baik. Kami menerimanya dan kami akan tahan dengannya. Kami akan kembali saat Marc bisa balapan 100 persen,” pungkas Puig.

Selama membela Honda di pentas MotoGP, Marquez sejatinya telah enam kali meraih gelar juara dunia. Pada musim balap MotoGP 2019, bahkan bisa dibilang Marquez seorang diri mampu berjuang untuk membuat Honda menyabet triple crown.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *