Balapan Motor Moto GP

Marquez Jalani Adaptasi yang Lambat Bersama Honda

Warungsports.com Alex Marquez memberikan komentar soal kiprahnya bersama Tim Repsol Honda di kejuaraan dunia MotoGP musim 2020. Alex mengakui bahwa dirinya menjalani proses adaptasi yang berjalan lambat bersama Tim Honda.

Sebagaimana diketahui, Alex memang resmi direkrut oleh Tim Honda untuk membela tim pabrikan mereka, yaitu Repsol Honda, di MotoGP musim ini. Keputusan itu pun membuat Alex menjadi rekan setim dengan sang kakak, Marc Marquez.

Akan tetapi penampilan Alex bersama Tim Repsol Honda jauh dari kata mengesankan. Ya, El Pistolero –julukan Alex– belum sekalipun merasakan berada di podium dari lima balapan yang sudah berlangsung di MotoGP 2020.

Prestasi terbaik yang berhasil dicatatkan Marquez pada kejuaraan dunia tahun ini adalah finis di posisi kedelapan MotoGP Andalusia 2020. Selebihnya, Alex justru lebih sering menyelesaikan balapan di luar 10 besar.

Penampilan kurang mengesankan tersebutlah yang membuat manajemen Tim Honda akhirnya mendepak Alex ke Tim LCR Honda di MotoGP 2021. Sementara tempatnya bersama tim pabrikan Honda bakal digantikan oleh Pol Espargaro.

Alex pun mengakui bahwa sejauh ini penampilannya bersama Tim Honda jauh dari kata memuaskan. Pembalap berkebangsaan Spanyol tersebut membenarkan bahwa dirinya mengalami kesulitan untuk bisa beradaptasi dengan karakter motor Tim Honda, yakni RC213V.

“Adaptasi itu proses alami. Beberapa rider bisa adaptasi dengan cepat, beberapa sisanya bisa kurang cepat. Saya sendiri salah satu pembalap yang, tiap kali pindah kelas, butuh waktu untuk adaptasi,” jelas Alex, seperti disadur dari Marca, Senin (7/9/2020).

“Pada kejuaraan dunia musim depan, saya akan mempunyai lebih banyak referensi. Namun pada saat ini saya harus bisa memanfaatkan situasi yang ada. Jelas Anda harus banyak berubah usai lulus dari Moto2,” sambungnya.

Meski harus diakui bahwa perbedaan antara Moto2 dengan MotoGP kini tidak lagi terasa besar. Akan tetapi bannya berbeda, dan Anda juga harus bisa lebih memahami perangkat elektronik yang tersedia di motor Anda.”

“Anda harus sebaik mungkin menganalisa segalanya, harus selalu cari kemajuan. Akan tetapi harus diakui bahwa saya memang masih harus banyak belajar, terutama mengubah gaya balap,” tuntas pembalap berusia 24 tahun tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *